Implementasi Karakter Hidup Hemat,Mandiri Gotong Royong dan Anti Korupsi melalui Gerakan Koperasidi SDN Labuhan Lalar Kecamatan Taliwang

Berangkat dari hasil pengamatan pada siswa SD Negeri Labuhan Lalar yang saat datang ke
sekolah dibekali orang tua mereka dengan uang saku yang cukup namun boros dalam
membelanjakannya untuk barang mainan dan makanan instan.
Keasyikan mereka bermain berakibat pula pada ketidakpedulian siswa pada lingkungan
sekitar, bekas makanan dan mainan plastik dibuang sembarang tempat. Saat bermain sering kali
terjadi pertengkaran diantara mereka bahkan kadang sampai melibatkan orang tua saat mereka telah
berada di lingkungan rumah.
Mencermati kondisi tersebut dan seiring dengan diberlakukannya Kurikulum Merdeka oleh
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta didasarkan pada hasil analisis
SWOT SD Negeri Labuhan Lalar menginisiasi pendirian koperasi berbadan hukum sebagai wadah
mengimplementasikan pembinaan karakter warga sekolah melalui Gerakan Koperasi. Dipilihnya
Gerakan Koperasi dalam implementasi karakter hidup hemat, mandiri, gotong-royong, dan
antikorupsi di SD Negeri Labuhan Lalar karena dipandang lebih mudah diukur dalam pencapaian visi
misi dan tujuan sekolah.
Dari segi penanaman dan pembinaan karakter siswa, dengan adanya koperasi siswa dapat
secara langsung mengimplementasikan karakter hidup hemat, mandiri, gotong-royong, dan
antikorupsi sebagai bagian dari proses pendidikan karakter. Pendirian koperasi berbadan hukum
dimaksudkan agar koperasi memiliki legalitas dalam menjalankan usaha, sebagai pengurus dan
anggota guru dan tenaga kependidikan sekaligus menjadi role model bagi siswa, serta pengurus dapat
diminta pertanggungjawaban keuangan secara transparan dan akuntabel sesuai mekanisme yang
ditetapkan.